Minggu, 30 Maret 2008

Pasangan Dari Tuhan


Bertahun-tahun yang lalu, Aku berdoa kepada Tuhan untuk memberikan pasangan hidup, "Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya", Tuhan menjawab. Tidak hanya Aku meminta kepada Tuhan, Aku menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan. Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh
pengertian, pintar, humoris, penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini kuimpikan. Sejalan dengan berlalunya waktu, Aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku.

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hatiku," Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan. " Aku bertanya, "Mengapa Tuhan?" dan Ia menjawab, " Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar." " Aku bertanya lagi, "Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?" " Jawab Tuhan, "Aku akan menjelaskannya kepada-Mu, Adalah suatu ketidak adilan dan ketidak benaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam, seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak..."

Kemudian Ia berkata kepadaku, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu.

Pernikahan adalah seperti sekolah - suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat tumbuh bersamamu."

Kisah ini untuk yang sudah menikah, yang baru saja menikah, yang sedang mencari...




source : http://www.conectique.com

Selasa, 04 Maret 2008

Gara Gara Nama

Dua hari yang lalu aku sempet kesel, geram, jengkel, gondok….lah tau apa lagi.
Saat gi ngecek nilai ujian CCNA, di situ tertera status fill yang artina aku GAGAL.
Heran, syok, kanget melonggo [sperti itu ekspresina]
Lho kok bisa???padahal aq kan sudah lulus ujian pengkabelan, sampai ujian paket tracert, apa ada yang salah aku bertanya2?hmmp… akhrna aku sms temenku menanyakan apakah CCNA pny dia LULUS.??

Trs temenku meminta aku buat ngecek CCNAnya..ternyata pnya dia GAGAl, tp yang aneh ada pada bagian Skill Exams pny temenku ada nilainya. Kok punya nggak. Wadhoh…ini kenapa?? Padahal pas ujian skill Exams temenku gagal, dan aku lulus kok punyaku bisa gak ada nilainya. Wadhoh mulai panik… mu krm email ke dosen takut responnya lama. Akhirnya inisiatif buat nelpon…. Tuuut…tuuut…gak diangkat, coba redial lagi tuuuut…tuutt lalu terdengar suara disebrang sana seprtinya suara istri dosen, yg ngasih tau klo si bpk dosen lg ada tamu.

Sedikit kecewa…akhirnya kuputuskan besok siang nelpon bpk dosen lagi.

Sekita jam ½ 2 aku coba telp bpk dosen… tuuut….akhirnya diangkat:

Bpk Dosen : Halo..

Aku : Assalamualaikum.., pak ini saya mahasiswa TKJ [Dwi Lestari]

Bpk Dosen : Iya mbak kenpa

Aku : Begini pak, saya mau Tanya mengenai ujian ccna…status saya Gagal, tapi di Skill Exams saya kok kosong y pak

Bpk Dosen : Km ikut ujian pengkabelan dan paket tracert g??

Aku : Ikut pak

Bpk Dosen : Km kan ga lulus pas router static

Aku : Aah lulus pak, kan bapak sendiri yang meriksa

Bpk Dosen : km yang pake jilbab??

Aku : Bukan pak

Bpk Dosen : Yang pake Kacamata??

Aku : Bukan pak, itu dyah, saya Dwi Lestari

Bpk Dosen : Oooh iya…[ ntahh ngeeh nggak]

Aku : Jangan2 bpk salah ngasih nilai ke Dwi Sri Lestari??

Bpk Dosen : hmmmp..[ entah berpikir apa]

Aku : Dwuuh pak saya deug2n lho…khawatir klo gak lulus

Bpk Dosen : iya nanti saya cek mbak….bla..bla

Aku : Mohon dicek y pak, terimaksih Assalamualaikum…


Nggak lama bis telp bkp dosen, aku cek lagi nilai ccnaku…dan alhamdulilah aku LULUS. Akhirnya lega juga…
Kenapa siih sering banget para dosen g bs bedain antara DWI LESTARI dan
DWI SRI LESTARI…. Wadhoh….gawat klo sering ketuker gini.

Dulu waktu pengiriman tugas bahasa Indonesia, aku dipanggil dosen katanya belum mengumpulkan tugas. Spontan aku bilang udah kok bu, malah saya ngirim dua kali ke email ibu. Bu, dosen cuma bilang nanti saya cek kembali.
Utung ja si DWI SRI LESTARI, langsung ngadep ibu dosen kalu dia yang belum ngirim tugas, yang sudah itu DWI LESTARI.

Begitu jam perkuliahan selesai aku langsung ngadep ibu dosen
Bu, ini lho saya yang namanya DWI LESTARI…..
Salah satu temenku bilang, iya itu bu yang namanya Dwi Lestari,,, makanya nama tu jangan pasaran Ugggght Capek Dweeh...

Klo kayak gini terus Nasibku sebagai mahasiswa bisa terancam :((



Senin, 25 Februari 2008

Pengantar Routing

Apa itu Routing?

routing.gif

Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Beberapa contoh item yang dapat di-routing : mail, telepon call, dan data. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan routing trafik.

Router atau perangkat-perangkat lain yang dapat melakukan fungsi routing, membutuhkan informasi sebagai berikut :

  • Alamat Tujuan/Destination Address - Tujuan atau alamat item yang akan dirouting
  • Mengenal sumber informasi - Dari mana sumber (router lain) yang dapat dipelajari oleh router dan memberikan jalur sampai ke tujuan.
  • Menemukan rute - Rute atau jalur mana yang mungkin diambil sampai ke tujuan.
  • Pemilihan rute - Rute yang terbaik yang diambil untuk sampai ke tujuan.
  • Menjaga informasi routing - Suatu cara untuk menjaga jalur sampai ke tujuan yang sudah diketahui dan paling sering dilalui.

Tabel Routing

Sebuah router mempelajari informasi routing dari mana sumber dan tujuannya yang kemudian ditempatkan pada tabel routing. Router akan berpatokan pada tabel ini, untuk memberitahu port yang akan digunakan untuk meneruskan paket ke alamat tujuan.

rti_table9_4fb1.gif

Jika jaringan tujuan, terhubung langsung (directly connected) di router, Router sudah langsung mengetahui port yang harus digunakan untuk meneruskan paket.

routing2.gif

Jika jaringan tujuan tidak terhubung langsung di badan router, Router harus mempelajari rute terbaik yang akan digunakan untuk meneruskan paket. Informasi ini dapat dipelajari dengan cara :

  1. Manual oleh “network administrator”
  2. Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.

Mengenal Rute Statik dan Dinamik

Ada dua cara untuk memberitahu router bagaimana cara meneruskan paket ke jaringan yang tidak terhubung langsung (not directly connected) di badan router.

rute.gif

Dua metode untuk mempelajari rute melalui jaringan adalah :


Static Routes (Rute Statik)

Rute Statik adalah rute atau jalur spesifik yang ditentukan oleh user untuk meneruskan paket dari sumber ke tujuan. Rute ini ditentukan oleh administrator untuk mengontrol perilaku routing dari IP “internetwork”.

Pentingnya Rute Statik

Rute Statik menjadi sangat penting jika software IOC Cisco tidak bisa membentuk sebuah rute ke tujuan tertentu. Rute Statik juga sangat berguna untuk membuat “gateway” untuk semua paket yang tidak bisa di”routing”.(default route).

“Stub Network”

Rute Statik, umumnya digunakan untuk jalur/path dari jaringan ke sebuah “stub network” (jaringan yang dibelakangnya tidak ada jaringan lain).

staticroute1.gif

Sebuah “stub network’ (kadang di sebut “leaf node”) adalah jaringan yang hanya dapat diakses melalui satu rute. Seringkali, rute statik digunakan sebagai jalan satu-satunya untuk keluar masuk jaringan Stub.

Catatan : Rute statik dapat digunakan untuk koneksi ke suatu network yang tidak terhubung langsung dengan router anda. Untuk koneksi “end-to-end”, rute statik harus dikonfigurasi di dua arah.

Konfigurasi Rute Statik

Mengkonfigurasi Rute statik adalah dengan memasukkan tabel routing secara manual. Tidak terjadi perubahan dinamik dalam tabel ini selama jalur/rute aktif.

Perintah “ip route”

Perintah “ip route” digunakan untuk mengkonfigurasi sebuah rute statik dalam mode konfigurasi global.

ip route Command Syntax

Sintak untuk perintah “ip route” adalah sebagai berikut :
ip route network [mask] {address | interface}[distance] [permanent]

Parameter Perintah “ip route”

network : Network atau subnet tujuan

mask : Subnet mask

address : Alamat IP router Hop berikutnya.(IP address of next-hop router)

interface : Nama interface yang digunakan untuk mencapai network tujuan. Interface dapat berupa interface point-to-point. Perintah tidak akan berfungsi jika interface adalah multiaccess (contoh “shared media Ethernet interface”).

distance (Optional) : Mendefinisikan “administrative distance”.

permanent (Optional) : Menyatakan bahwa rute tidak akan dihapus, ketika interface mati (shuts down).

Contoh Konfigurasi Rute Statik

staticexample.gif

Tugas rute statik untuk mencapai stub network 172.16.1.0 adalah melalui Router A karena hanya ini satu-satunya jalan untuk mencapai network 172.16.1.0.

Contoh rute statik:
Router(config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1

ip route : Identifikasi rute statik
172.16.1.0 : Alamat IP Stub Network
255.255.255.0 : Subnet Mask
172.16.2.1 : Alamat IP Router B

Catatan : Ini adalah sebuah rute “unidirectional”. Anda harus mengkonfigurasi rute dari arah/sisi lawan (Router B).

“Default Route”

“Default route” adalah tipe rute statik khusus. Sebuah “default route” adalah rute yang digunakan ketika rute dari sumber/source ke tujuan tidak dikenali atau ketika tidak terdapat informasi yang cukup dalam tabel routing ke network tujuan.

“Default Route Forwarding”

defaultroutes.gif

Pada gambar di atas, Router B dikonfigurasi untuk meneruskan/forward semua frame ke network tujuan yang tidak terdaftar secara eksplisit dalam routing tabel Router A.

Contoh “Default Route”

Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.16.2.2

ip route : Menyatakan rute statik
0.0.0.0 : Rute ke “nonexistent subnet”(mencakup semua IP)
0.0.0.0 : Special mask mengindikasikan “default route”
172.16.2.2: Alamat IP Router A.

Kesimpulan

  1. Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Untuk bisa me-routing, sebuah router harus tahu alamat tujuan, alamat asal/source, rute awal yang mungkin, dan path/jalur terbaik.
  2. Informasi routing adalah router mempelajari, baik statik maupun dinamik, kemudian informasi tersebut ditempatkan dalam routing tabelnya.
  3. Rute Statik adalah rute atau jalur spesifik yang ditentukan oleh user untuk meneruskan paket dari sumber ke tujuan. Rute ini ditentukan oleh administrator untuk mengontrol perilaku routing dari IP “internetwork”.
  4. Untuk mengkonfigurasi sebuah rute statik, masukkan perintah “ip route” dengan diikuti parameter: network, mask, address/alamat, interface, dan jarak/distance.
  5. “Default route” adalah tipe rute statik khusus. Sebuah “default route” adalah rute yang digunakan ketika rute dari sumber/source ke tujuan tidak dikenali atau ketika tidak terdapat informasi yang cukup dalam tabel routing ke network tujuan.